Kamis, 22 September 2011

BAB IV. KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME

      Setiap makhluk hidup perlu mempertahankan hidupnya agar keberadaannya tetap lestari. Makhluk hidup bertahan hidup melalui tiga cara:
A. ADAPTASI
    yaitu penyesuaian makhluk hidup terhadap perubahan lingkungannya. Adaptasi terdiri dari 3 macam =
   (i) Adaptasi Morfologi = penyesuaian melalui bentuk tubuh
     Contoh:   
     (Pada Tumbuhan)
     1. Akar Kaktus yang panjang untuk menyerap air
     2. Batang berduri dan menggembung untuk menyimpan air dan mengurangi penguapan
     3. Batang Enceng gondok yang berongga udara untuk pertukaran gas dan bernapas
     4. Daun Kaktus kecil dan tebal untuk mengurangi penguapan
     5. Daun Teratai dan Enceng gondok yang lebar dan tipis untuk mengurangi penguapan
                   
     (Pada Hewan)
     1. Paruh Burung:                      
  • Elang = tajam, kuat, ujung bagian atas bengkok (pemakan daging)
  • Kakatua = pendek, kuat, melengkung (pemakan biji-bijian)
  • Pelatuk = tajam, kuat (pelubang kayu)
  • Bebek = pipih, lebar (menjaring makanan di air)                   
      2. Tipe mulut serangga
  • Belalang = penggigit dan pengunyah
  • Nyamuk = penusuk dan pengisap
  • Kupu-kupu = pengisap
  • Lalat = penjilat
      3. Bentuk Kaki
  • Itik = berselaput untuk berenang
  • Pelatuk = empat jari (2 ke depan, 2 ke belakang) untuk memanjat
       (Pada Manusia)
  • Adanya sel konus (kerucut) dan bacillus (batang) pada retina
   (ii) Adaptasi Fisiologis = penyesuaian melalui fungsi alat tubuh.
    Contoh :
    (Pada Tumbuhan)       1. Tumbuhan Artemisia yang hidup pada ketinggian 4.600 kaki berfotosintesis pada 25 derajat celcius dan
         yang hidup pada ketinggian 10.000 kaki berfotosintesis pada 20 derajat celcius.
     2. Warna mahkota bunga untuk memikat serangga penyerbuk
     3. Tumbuhan menghasilkan senyawa inhibitor untuk proteksi diri
   
    (Pada Hewan)
     1. Ikan air tawar sedikit minum dan mengeluarkan banyak urine, sedangkan ikan air laut banyak minum
         dan mengeluarkan sedikit urine.
     2. Herbivora dan cacing Teredo navalis punya enzim selulose untuk mencerna selulosa pada sel dinding  
         tumbuhan.
     3. Ketajaman mata burung Hantu, hidung Anjing, dan telinga Kelelawar.

   (Pada Manusia)
    1. Menyempit dan melebarnya pupil mata
    2. Jumlah eritrosit orang yang hidup di pegunungan banyak karena kadar oksigen yang rendah, sedangkan
        jumlah eritrosit yang hidup di dataran rendah sedikit karena kadar oksigen tinggi.

  (iii) Adaptasi tingkah laku = penyesuaian melalui sikap atau tingkah laku
    Contoh:
    (Pada Tumbuhan)
    1. Pohon Jati meranggas untuk mengurangi penguapan
    2. Daun Jagung menggulung bila udara sangat panas

    (Pada Hewan)
  • Di darat = 
1. Rayap memakan kulit yang mengelupas untuk mendapat flagellata
2. anak Rayap menjilati dubur induk untuk mendapat Flagellata
3. Kucing mengincar mangsanya
4. Autotomi dan Mimikri
5. Ular menjulurkan lidah untuk mengenali mangsanya
6. Kerbau berkubang
  • Di Laut =
1. Ikan Paus muncul di permukaan untuk mendapatkan oksigen                                 
2. Ikan yang hidup di afotik memencarkan cahaya untuk memancing mangsanya
3. Ikan Mujaer memasukkan anak-anaknya ke mulut untuk proteksi

(Pada Manusia)
1. Berteduh saat panas atau terik

0 komentar:

Posting Komentar